Koordinasi Terintegrasi Lintas Sektor Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PISPK)

Kamis (08/09) Dinas Kesehatan Kota Tarakan melalui Bidang Pelayanan dan Sumber Daya Kesehatan Seksi Pelayanan Kesehatan, menyelenggarakan Pertemuan PIS-PK Terintegrasi Lintas Sektor dan Lintas Program. Pertemuan yang dibuka oleh kepala Dinas Kota Tarakan, dr. Devi Ika Indriarti menyampaikan bahwa Program Indonesia Sehat dilaksanakan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat yang diselenggarakan melalui pendekatan keluarga. Dengan Narasumber Sub Koordinator Seksi Promosi dan Pemberdayaan Masyarakat, Ibu Rismawati Bakri, SKM dan Pengelola Pelayanan Kesehatan Ibu Neri Ekawati, A.Md.Kep.
Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga atau sering disingkat dengan PIS-PK menjadi salah satu cara puskemas untuk meningkatkan jangkauan sasaran dan sekaligus meningkatkan akses pelayanan kesehatan di wilayah kerjanya dengan mendatangi keluarga. Kegiatan puskesmas tidak hanya berfokus pada pelayanan kesehatan di dalam gedung, melainkan juga keluar gedung dengan mengunjungi keluarga di wilayah kerjanya.
PIS-PK merupakan bukan kegiatan yang baru, namun lebih menekankan pada cara pandang dan cara bertindak puskesmas dalam memberikan pelayanan kesehatan di wilayah kerjanya secara terintegrasi program dengan target sasaran seluruh anggota keluarga. Integrasi program menjadi kekuatan dalam pelaksanaan PIS-PK, dimana upaya kesehatan perorangan (UKP) dan upaya kesehatan masyarakat (UKM) yang terintegrasi dilaksanakan secara berkesinambungan. Adapun 12 indikator utama tersebut adalah:

  1. Keluarga mengikuti program Keluarga Bencana (KB)
  2. Ibu melakukan persalinan di fasilitas kesehatan
  3. Bayi mendapat imunisasi dasar lengkap
  4. Bayi mendapat ASI eksklusif
  5. Balita mendapatkan pemantauan pertumbuhan
  6. Penderita TB Paru mendapatkan pengobatan sesuai standar
  7. Penderita hipertensi melakukan pengobatan secara teratur
  8. Penderita gangguan jiwa mendapatkan pengobatan dan tidak ditelantarkan
  9. Anggota keluarga tidak ada yang merokok
  10. Keluarga sudah menjadi anggota Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)
  11. Keluarga mempunyai akses sarana air bersih
  12. Keluarga mempunyai akses atau menggunakan jamban sehat

Capaian nilai IKS Kota Tarakan sampai dengan Bulan Juni tahun 2022 adalah 0,11, masih sangat rendah, dimana masuk dalam kategori keluarga tidak sehat. Dikarenakan adanya pandemi, menjadi pemicu teman teman Puskesmas menunda untuk melakukan intervensi awal maupun lanjutan kepada masyarakat. Oleh sebab itu dibutuhkan penyegaran terkait pelaksaan pendataan dilapangan.
Dalam kegiatan ini disampaikan juga beberapa hambatan bahkan penolakan dari warga sehingga dibutuhkan dukungan oleh berbagai pihak sehingga kegiatan PIS PK dapat dilaksanakan secara efektif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.