Hari Tanpa Tembakau Sedunia

Dalam memperingati Hari Tanpa Tembakau Sedunia (HTTS) yang diperingati setiap tanggal 31 Mei, Dinas Kesehatan Provinsi Kaltara bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kota Tarakan mengadakan kegiatan Pembudayaan Germas, Berani Berhenti Merokok : Apapun Jenisnya.

Menghadirkan Bapak Wali Kota Tarakan, dr Khairul, M.Kes serta dr. Arie Hamzah, MKM (Direktorat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular, @kemenkes_ri ) sebagai narasumber pada kegiatan tersebut.

Konsumsi tembakau tidak dapat dipisahkan dengan perilaku merokok. Saat ini tidak hanya orang dewasa yang memiliki kebiasaan merokok melainkan kalangan anak-anak dan remaja memiliki kebiasaan tersebut. Hasil Riskesdas 2007-2018, menunjukan dalam periode 5 tahun pravalensi perokok muda meningkat 1,9%, dari 7,2 % (2013) menjadi 9,1 (2018). Ditambah lagi dengan adanya jenis rokok elektronik, dimana konsumsi rokok elektronik bagi usia 10-18 tahun meningkat dratis dari 1,2% (2016) menjadi 10,9% (2018).

Apapun jenis rokoknya memiliki dampak serius bagi kesehatan. Dengan situasi pandemi Covid-19 merokok adalah factor risiko utama Pnyakit Tidak Menular (PTM) dan meningkatkan risiko terinfeksi Covid-19 memperberat infeksi Covid-19 dan meningkatkan risiko kematian.

Pada kegiatan ini, juga memberikan pelayanan pemeriksaan PTM (Penyakit Tidak Menular) seperti cek kesehatan gula darah, kolestrol, tinggi badan, lingkar perut dan lain-lain yang dilakukan oleh Bidang P2PTM Dinas Kesehatan Kota Tarakan bersama Pukesmas Kota Tarakan yang ditujukan kepada para peserta. Selain itu, menghadirkan gelar produk UMKM Tarakan serta buah-buahan dan sayuran. Rangkaian kegiatan ini merupakan kegiatan dalam mendukung Gerakan Masyarakat Hidup Sehat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.